|
|||||||
|
|
|
|||||
|
|
|||||||
M-Web Komputer - Intel sejak November 2000 sudah merilis Pentium 4 dengan
clock speed mencapai 1,5-GHz. AMD, sebagai pesaing dalam perebutan
supremasi tertinggi untuk kinerja dan kecepatan juga tidak mau kalah dengan
merilis Athlon 1,33-GHz 22 Maret lalu. Meski kecepatan yang dimiliki lebih
rendah namun AMD berani menyatakan bahwa kinerja prosesornya lebih tinggi, semua
itu dimungkinkan oleh pemakaian kombinasi ebrebda dan inovatif yang dijadikan
jurus untuk menandingi Pentium 4, seperti apa kombinasi tersebut ?
Sampai
saat ini diatas kertas AMD memang berhasil mengalahkan Intel dengan produk
pasangan Athlon 1,3 dan 1,33-GHz yang baru dirilis. Athlon 1,33-GHz ini dibuat
dengan platform memori Double Data Rate (DDR), inilah kunci keunggulan dibanding
Pentium 4. Secara garis besar kinerja yang dicapai Athlon 1,33-GHz lebih besar
sekitar 40 persen dibanding Pentium 4 saat dilakukan uji video encoding, audio,
video dan image editing, serta 3D modeling dan animasi.
Kemampuan tersebut juga menarik beberapa produsen PC untuk memakai Athlon
1,33-GHz dalam beberapa tipe produk mereka. Beberapa produsen tersebut adalah
Compaq, Hewlett-Packard, Micron dan produsen terbesar dari Jerman MAXDATA. AMD
optimis dengan arsitrektur inovatif serta core desain berintelejensi
tinggi sebuah PC berbasis prosesor Athlon terbaru dan memori DDR akan mampu
“melibas” kompetitor yang lain. Dengan dukungan teknologi memori DDR
Athlon-1,33-GHz mampu menyajikan kinerja tak tertandingi, oleh Pentium 4
sekalipun yang mengandalkan Rambus.
Tampaknya
keyakinan tersebut juga bukan pernyataan sepihak dari AMD selaku produsen.
Beberapa produsen PC seperti Compaq juga merasa yakin dalam menjatuhkan pilihan
kepada AMD, paling tidak dari kacamata pemasaran produk Compaq sendiri. Compaq
yang memakai Athlon 1,33-GHz dalam seri Presario 7000Z ini optimis bahwa
konsumennya akan dipuaskan oleh kinerja secara menyeluruh dari prosesor ini. Apa
yang dihasilkan AMD juga sekaligus memperkuat posisi pemasarannya. Terbukti
beberapa produsen PC menyambut baik produk AMD kali ini. Bukan hanya itu
pelanggan tetap kelas tinggi seperti pemerintah Italia tentu bakal bisa dilayani
dengan baik.
Kombinasi Berkemampuan Tinggi
Kombinasi berkemampuan tinggi dari prosesor AMD Athlon 1.33-GHz dengan memori
DDR ini mampu memenuhi tuntutan untuk menyelesaikan pekerjaan berat seperti
realistic 3D yang lebih hebat. Tuntutan lain seperti kemampuan memainkan
menjalankan streaming media dan koneksi berkecepatan tinggi juga menjadi
tantangan yang dicoba untuk dijawab oleh AMD saat ini.
Salah
satu tantangan yang berusahan dijawab adalah aplikasi editing video digital
seperti produk yang dibuat oleh Ulead dan Sonic Foundry. Saat dilakukan
pengujian kombinasi Athlon 1.33-GHz dan memori DDR memang lebih handal untuk
aplikasi pengeditan video digital Ulead VideoStudio 5.0. Hal itu juga diakui
oleh Ulead Systems Inc sendiri sebagai pembuat software. Proses render, efek
filter dan editing video MPEG-2 bisa lebih cepat dilakukan dengan prosesor ini.
Pengujian dan benchmarking di laboratorium Sonic Foundry juga menemukan
hal serupa pada kombinasi prosesor AMD Athlon 1.33-GHz dengan memori DDR ini.
Platform yang dipakai saat ini adalah yang terbaik untuk digital video terutama
untuk mendukung aplikasi “Vegas Video” produk Sonic Foundry. Visualisasi,
transisi efek dan eksekusi frame bisa dilakukan lebih cepat, dengan resolusi
tinggi sekalipun.
AMD
merilis versi 1.33-GHz dan 1.3-GHz ini tetap dengan berbasis pada infrastruktur
Socket A ditambah dengan kemampuan tinggi yang dimiliki desain memori DDR.
Oktober 2000 lalu AMD merilis chipset 760 yang untuk pertama kalinya mendukung
pemakaian memori DDR pada platform PC. Setelah itu desain ini terus berkembang
hingga diaplikasi oleh lebih dari 50 mainboard berbasis pada 4 chipset
berbeda yang dikeluarkan AMD sampai saat ini. Dengan tetap memeprtahankan
pemakaian desain socket A diharapkan pemakai bisa lebih diuntungkan disamping
kinerja yang tinggi.
|
Perbandingan dan Keunggulan
|
|||
|
Fitur
|
AMD Athlon | Pentium® III | Pentium® 4 |
| Operations per clock cycle | 9 | 5 | 6 |
| Integer pipelines | 3 | 2 | 4 |
| Floating point pipelines | 3 | 1 | 2 |
| Full x86 decoders | 3 | 1 | 1 |
| L1 cache size | 128KB | 32KB | 12k uop + 8KB Data Cache |
| L2 cache size | 256KB on-chip † | 256KB on-chip atau 512KB external | 256KB on-chip |
| Total on-chip full-speed cache | 384KB | 288KB | 264KB + 12k uop |
|
Total effective on-chip full-speed cache
|
"384KB
(exclusive)" |
"224KB
(inclusive)" |
"248KB - 12k uop
(inclusive)" |
| System bus speed | 200 MHz to 266MHz | 100MHz or 133MHz | 400MHz |
| 3D enhancement instructions | Enhanced 3DNow!™ | SSE | SSE2 |
| Single-precision FP SIMD | Ya | Ya | Ya |
| 4 FP operations per clock | Ya | Ya | Ya |
| Cache/prefetch controls | Ya | Ya | Ya |
| Streaming controls | Ya | Ya | Ya |
| DSP/comm extensions | Ya | Tidak | Ya |